Kali biru yang ga ada kali nya :)

Akhirnyaa hari minggu tiba (aish kayak cerita anak teka o.O). weekend ini qt punya rencana buat eksplore kulon progo, curug samigaluh dan kali biru tepat nya. Langsung di focus ke perjalanan ke kali biru yang penuh liku juga tanjakan. Nggak Cuma itu, karna ga ada local guide, jadinya mengandalkan navigasi dari sms sebti, tambah lagi sisa-sisa ingatan ku sm gajah yang sekitar 2 tahun yang lalu pernah nyampe hutan wisata itu. Perjalanan dari samigaluh ke pintu gerbang waduk sermo lancar banget, pede banget. Inget2 sms sebti yang kurang lebih bunyi nya (gerbang sermo kekanan,lurus,pertigaan kekanan). Oke sementara masih pede, begitu belok kanan langsung ketemu sama pertigaan, nahh kegalauan dimulai, setelah nelfon dan ternyata suara putus2, Tanya adek2 yang bawa motor dari arah kanan
“dek,jalan ke kali biru mana ya?”/ “lurus aja mbak,nanti waduk sermo keatas”/
(belom selsai dia ngasih tau arah, aq cepet2 motong dg bringas ) “bukan dek,bukan yg lewat situ,tapi yg lewat sini,tau nggak?”.
Adek nya diem, mungkin dalam hatinya ‘ini nanya kok maksa sih’. Terus ga lama lagi ada mas2 yang baek hati deketin kerumunan galau jalanan ini
“kenapa mas?” / “jalan ke kalibiru mana ya mas?” /”oh lurus aja mas,ntar ada pertigaan baru belok kanan”

Kalibiru dg view waduk sermo
Oke kita tancep gas lagi jalan lurus mengikuti navigasi mas2 tadi dan dari telf sebti yg cm kedengeran ‘ada rumah belok kanan’. Dan For Your Info, sepanjang jalan banyak banget pertigaan yang ada belokan kekanan nya. Ni judulnya sindrom pertigaan. Kemudian didepan ada rumah, dan mengambil kesimpulan fana dari telf sebti, kita belok kanan, belum berhasil sodara-sodara, bukan itu tempatnya. Setelah melongo-melongo ga jelas, dengan perasaan down karena reputasiku sebagai navigator sudah luluh lantah, pake logika aja , view nya itu waduk sermo, jadi bagaimanapun pertigaan-pertigaan ini menggoda kita, harus tetep naek keatas. Dengan feeling akhirnya jalan lagi, dengan dikejutkan jalanan yg menukik melenggang, penuh keyakinan akhirnya nemu plang ‘kali biru’ yg sempet ga terlihat itu. Dan setelah kita berjuang keras menghadapi aspalan berliku, sampe juga di kompleks hutan wisata kali biru, dan kita mulai perjalanan itu dengan nitipin motor ke parkiran, terus jalan keatas. Masih riuh suara-suara lega udah bebas dari galau nya perjalanan, simbah memecah keriuhan itu “Lhoh,kali ne endi?” / “raono kali ne mbah,mung jeneng’e” / “lhaa tak kiro kali e, ra ngomong koe”. Wahh jujur sempet takut anak-anak kecewa tak ajak kesini, karena namanya ga singkron sama objek. Tapi Alhamdulillah sampe atas , aku yakin dalam hati mereka berdecak kagum,,ciyeehhh. Subhanalloh, lebih bagus dari pertama aku kesini bareng gugun,sebti,azep,gede,gajh. Sekarang aq kesini bawa pasukan beda : codot, tian,gajah, simbah, bayu,sama mas nya tian. Setelah berfoto ria dan mati gaya, mendung datang dari arah utara. Karena khawatir ada kabut, kita memutuskan untuk menyudahi petualangan kali ini. Alhamdulillah ya Allah, menikmati indahnya ciptaanMu dengan lapang. Walaupun dalam perjalanan pulang dihadapkan hujan-angin, malem hari tetep senyum-senyum sampe mimpi, liat foto-foto yang kereeennnn bgt .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Kali biru yang ga ada kali nya :)"

Posting Komentar

paypal

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.