Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman
Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman
Menurut saya, perguruan tinggi idaman nggak Cuma mengedepankan prestasi akademik dengan segala cara, atau bisa dibilang kaku. Karena terkadang mahasiswa Baru (MaBa) masih bawa sedikit sifat yang melekat seperti kelabilan mencari jati diri. Sebuah institusi memang terkadang mempunyai target atau tanggungjawab yang harus dicapai,tetapi semua itu tak luput dari peran mahasiswa, karena seperti sebuah acara, peserta adalah ujung tonggak dari jalannya acara tersebut.harus ada unsure pendekatan secara moral dan psikologis dalam pencapaian nya. Jangan jadi penyelenggara pendidikan yang ‘Killer’, karena justru hal tersebut dapat membuat mahasiswa jadi “takut&males”. Beda kalau orang itu mengerti tentang kejiwaan seorang mahasiswa,telihat dan dinilai bijaksana sama semua mahasiswa, sikap seperti itu dapat membuat mahasiswa menjadi “segan” dan lebih menghargai beliau, dengan begitu apa yang ingin disampaikan beliau nggak Cuma masuk dalam memori mahasiswa, tapi juga selalu terngiang-ngiang. Selain itu, penyelenggara pendidikan (pejabat dikampus) sebisa mungkin selalu ramah dan ‘merakyat’ sama mahasiswa. Kebijakan-kebijakan yang dibuat harus melihat realita kondisi mahasiswa di perguruan tinggi tersebut.menilai perguruan tinggi saya sendiri, dalam hal keuangan dan penyelenggaraan pendidikan sangat transparan dan mengikutsertakan mahasiswa secara tidak langsung (membentuk ikatan orang tua) yang dapat menjembatani aspirasi mahasiswa sendiri. Dan perkumpulan tersebut benar-benar nyata peranannya dalam turut menyelenggarakan atau memudahkan program pendidikan.saya tidak begitu tahu tentang perguruan tinggi pada umumnya, karena perguruan tinggi saya sebuah akademi saja,bukan universitas besar seperti perguruan tinggi lainnya. Tetapi pada realita nya, perguruan tinggi yang terlihat kecil dapat bersaing dalam hal teknologi dengan universitas terkemuka di kota Yogyakarta. Hal tersebut karena motivasi dan bimbingan yang diberikan kepada kami sangat intens, dan hamper tidak ada jarak antara mahasiswa dengan pembimbing/dosen. Mungkin dapat menjadi motivasi bagi perguruan tinggi lain bahwa interaksi komponen lingkungan perguruan tinggi dapat membuat sesuatu yang mungkin kecil,menjadi sesuatu yang terlihat bahkan menonjol.Dalam hal kegiatan kemahasiswaan, institusi yang dari awal dilihat sulit untuk kegiatan diluar pendidikan, pada kenyataannya dapat membanggakan, dapat menyumbang manfaat bagi warga sekitar nya. Jadi segala keterbatasan bukanlah hambatan,justru menjadi motivasi dan menimbulkan gagasan kreatif ditengah sibuknya mengejar target dan kuliah yang padat. Untuk calon mahasiswa mungkin dapat menanyakan tentang prestasi yang diperoleh dan kegiatan kemahasiswaan nya. (Nidaa)

















0 Response to "Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman"