pendidikan kita mau dibawa kemana
Mungkin yang lagi hangat-hangat nya yaitu kelulusan SMA/SMK sederajat di Negara tercinta kita ini, yang pengumuman nya pada hari senin, 26 April 2010. Yang ingin saya soroti dan komentari bahwa terkadang pemberlakuan UAN tidak adil bagi sebagian orang, karena menurut mereka, sangat sulit menilai kualitas seorang pelajar jika dalam masa pendidikan 3 tahun hanya ditentukan dalam hitungan hari pelaksanaan UAN. Kalau saya setuju saja dengan kebijakan UAN, tetapi mungkin akan lebih bijaksana jika tidak hanya nilai UAN saja yang menentukan kelulusan, karena bisa saja pada saat UAN berlangsung, anak yang harian nya cerdas dan moral nya baik sedang sakit atau tidak fit badan nya sehingga mengganggu konsentrasi anak tersebut. Untuk proses belajar-mengajar di Indonesia, kurang kondusif menurut saya. Karena saya pernah diceritai seorang teman yang SMA nya kedatangan tamu dari program pertukaran pelajar Australia. Pelajar tersebut mengatakan bahwa iklim di Indonesia dengan jumlah jam pelajaran tidak kondusif. Karena panas nya cuaca dengan lama waktu konsentrasi kita harus terfokus dapat berpengaruh. Begitu juga dengan guru yang mengajar dalam waktu 2X45 menit, ilmu yang terserap mungkin hanya berapa persen saja, karena lebih banyak siswa yang daya serap nya tidak dapat full 2 jam pelajaran tersebut. Untuk para pendidik nya mungkin bisa di variasi saat mengajar dengan santai tapi tetap bertanggungjawab, mengingat pelajar usia SMA cenderung labil dan susah menerima sesuatu yang bersifat kaku.(nidaa al muyassaroh)
0 Response to "pendidikan kita mau dibawa kemana"